Tampilkan postingan dengan label sehari hari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sehari hari. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Januari 2012

10 kesalahan dalam berpenampilan



Penampilan yang menarik mencakup keseluruhan, mulai dari rambut, make-up, baju hingga tingkah laku. Namun, kesalahan dalam berpakaian dapat mempengaruhi image seseorang. Kita dapat melihat dan mengkritik style orang lain yang mungkin kurang atau tidak sesuai, namun Apakah kita tidak bisa mengkritik dan menilai penampilan diri kita sendiri?. Berikut ini 10 kesalahan yang sering terjadi dalam berpenampilan.
1.      Salah make-up
Tujuan dari memakai make-up adalah untuk menyempurnakan lini wajah, bukan justru menyembunyikannya, misalnya menggunakan make-up yang berlebihan justru akan menutupi raut alami pada wajah. Kesalahan paling umum yang biasa dilakukan saat ber-makeup adalah menggunakan blush on terlalu tebal, terlalu banyak menggunakan foundation, dan eyeliner. Menggunakan foundation terlalu banyak dapat dilihat dari wajah menjadi terlihat tebal dan pucat. Foundation digunakan untuk menonjolkan warna kulit Anda, bukan menimbulkan kontras, yang menyebabkan wajah menjadi tidak natural. Agar tidak salah, gunakan foundation sesuai warna kulit dan gunakan sedikit-sedikit.
Eyeliner digunakan untuk membuat bulu mata terlihat lebih tebal. Untuk melakukan hal ini secara tepat, gunakan eyeliner sedekat mungkin dengan bulu mata. Untuk blush on, gunakan warna yang tidak terlalu gelap atau terang dan menyatu secara alami dengan warna kulit Anda.
2.      Baju yang terlalu kecil atau besar
Menggunakan baju yang kekecilan tentunya tidak akan membuat Anda terlihat lebih kecil pula. Faktanya justru sebaliknya. Karena baju yang terlalu sempit akan menunjukan garis tubuh Anda. Pakailah baju yang pas, dalam artian tidak terlalu sempit ataupun kedodoran.
3.      Tidak memperhatikan bagian minor
Bagian minor seperti kuku, alis mata, dan lain-lain jarang diperhatikan dalam perawatan, padahal bagian tersebut dapat menunjang penampilan. Begitu juga dengan rambut. Gaya rambut membentuk kesan pertama. Dari gaya rambut seseorang akan menilai diri Anda, status, umur, hingga intelligence. Meskipun penilai dari luar tidak sepenuhnya benar,namun secara insting seseorang dapat dinilai dari gaya berpakaian, hingga style rambut.  Oleh karena itu, sebaiknya Anda merapikan rambut secara rutin, apabila Anda mewarnai rambut, pastikan untuk merawatnya dengan perawatan yang tepat, agar warna rambut terlihat alami dan terawat.
Selain rambut, kuku yang rapi dan bersih terawat juga dapat menjadi cerminan pribadi diri Anda.
4.      Menggunakan sepatu yang salah atau sudah usang
Meskipun dikenakan dibawah kaki, namun sebenarnya sepatu Anda juga menjadi perhatian. Oleh karena, pastikan untuk merawat sepati Anda agar selalu bersih dan layak pakai. Sepatu yang digunakan, akan menunjang pakaian yang Anda kenakan. Contohnya, apabila Anda bekerja kantoran atau bekerja di lingkungan profesional, sepatu model pump dapat menjadi pilihan yang tepat. Menggunakan sandal, loafer, dengan seragam justru akan menjatuhkan kredibilitas Anda.
5.      Menggunakan tas yang out-of-date
Menggunakan tas dengan bentuk monoton, tidak memiliki motif, dan tidak mengikuti jaman akan membuat penampilan Anda terkesan tua, dan kurang up-to-date. Meskipun bukan suatu keharusan untuk selalu mengikuti mode atau tren tas terbaru, namun setidaknya pilihlah tas yang trendy dan memiliki sedikit karakter. Model tas yang out-of-date akan membuat Anda terlihat old-fashioned.
6. Menggunakan pakaian yang tidak pantas
Apabila Anda bekerja di lingkungan formal atau kantoran hindari pakaian yang terlalu flashy, kecuali Anda bekerja di bidang seni, atau yang memungkin Anda untuk  mengeksplor gaya berpakaian, jangan menggunakan rok terlalu pendek, misal 3 cm diatas lutut, karena akan membuat persepsi orang tentang Anda menjadi buruk. Selain itu juga jangan menggunakan atas tidak berlengan, kaos, perhiasan yang terlalu mencolok, celana atau rok kulit, ataupun sesuatu yang terlalu berkilauan dan mencolok, apabila Anda ingin memberikan kesan yang baik di lingkungan kerja Anda.
7. Rambut yang tidak rapi
Mungkin sesekali rambut Anda kurang rapi masih dapat dimaklumi, namun apabila Anda mempertahankan rambut yang tidak rapi setiap hari, maka jangan salahkan orang di sekitar Anda, apabila mengkritik penampilan Anda. Rambut sangat penting untuk menunjang penampilan secara keseluruhan. Warna rambut yang tidak sesuai atau tidak cocok dengan warna kulit Anda, akan memberikan kesan yang kurang baik pada gaya berpenampilan Anda. Memilih style, dan warna rambut yang sesuai dengan bentuk wajah dan warna kulit sangat penting untuk dilakukan, oleh karena itu berkonsultsilah pada stylist salon, agar Anda memperoleh model rambut yang sesuai.
8. Terlalu loyal pada ‘brand’ tertentu
Memilih produk dari kepala hingga kaki dari brand yang sama –karena terlalu addict pada brand tertentu, dapat menjadikan Anda seorang fashion  disaster. Untuk penampilan yang profesional, dan sophisticated, pilihlah bahan yang sesuai dengan tubuh Anda, dibuat dengan produksi yang baik, tidak peduli brand apapun itu. Apabila seseorang mengagumi Anda karena brand pakaian yang Anda gunakan, sudah pasti mereka bukanlah teman yang baik.
9. Menggunakan pakaian yang tidak sesuai usia
Menggunakan style yang tidak sesuai dengan usia misalnya, memakai pakaian dengan style yang seharusnya dipakai oleh anak usia remaja, padahal usia Anda dua kali lipatnya, agar terlihat muda justru merupakan kesalahan fashion yang fatal. Meskipun bukan berarti Anda harus memakai pakaian old-fashioned dengan model yang boring. Anda tetap dapat tampil stylish terlepas dari berapa usia Anda, dengan memilih pakaian yang juga sesuai, misalnya menggunakan rok sebatas lutut, atasan yang memiliki potongan dan design unik, namun tidak terlalu ramai motif, dan warna yang sesuai dengan Anda.
 10. Menggunakan warna yang tidak sesuai
Aturan penting agar penampilan terlihat lebih menarik adalah mengenakan pakaian dengan warna yang sesuai dengan warna kulit. Meskipun warna bukan kesalahan fashion yang fatal, namun cukup noticeable apabila seseorang menggunakan warna tidak sesuai dengan warna kulitnya, akan terlihat aneh atau sesuatu yang kurang tepat pada orang tersebut. Ketika Anda memilih pakaian dengan warna yang salah, akan membuat warna kulit Anda tidak sehat, seperti terlihat kusam atau pucat. Dengan menggunakan warna yang tepat akan membuat kulit Anda terlihat bersih, dan menutupi ketidaksempurnaan lain.
Secara umum skin tone pada dibagi menjadi dua tipe yakni ‘cool’ dan warm, mengetaui jenis skin tone Anda, akan sangat membantu Anda dalam memilih pakaian dan make-up yang sesuai. Cara yang paling mudah untuk mengetahui apakah Anda memiliki skin tope tipe ‘coo;’ atau ‘warm’, salah satunya dengan menggunakan perhiasaan, apabila perhiasaan emas / gold jewellery lebih cocok untuk Anda maka kulit Anda memiliki tipe ‘warm’, sebaliknya apabila Anda lebih cocok menggunakan perhiasan silver / silver jewellery maka kulit Anda termasuk tipe ‘cool’.
»»  READMORE...

10 tips saat ujian

Sepuluh tips untuk membantu kamu dalam mengerjakan ujian:
  • Datanglah dengan persiapan yang matang dan lebih awal.
    Bawalah semua alat tulis yang kamu butuhkan, seperti pensil, pulpen, kalkulator, kamus, jam (tangan), penghapus, tip ex, penggaris, dan lain-lainnya. Perlengkapan ini akan membantumu untuk tetap konsentrasi selama mengerjakan ujian.
  • Tenang dan percaya diri.
    Ingatkan dirimu bahwa kamu sudah siap sedia dan akan mengerjakan ujian dengan baik.
  • Bersantailah tapi waspada.
    Pilihlah kursi atau tempat yang nyaman untuk mengerjakan ujian. Pastikan kamu mendapatkan tempat yang cukup untuk mengerjakannya. Pertahankan posisi duduk tegak.
  • Preview soal-soal ujianmu dulu (bila ujian memiliki waktu tidak terbatas)
    Luangkan 10% dari keseluruhan waktu ujian untuk membaca soal-soal ujian secara mendalam, tandai kata-kata kunci dan putuskan berapa waktu yang diperlukan untuk menjawab masing-masing soal. Rencanakan untuk mengerjakan soal yang mudah dulu, baru soal yang tersulit. Ketika kamu membaca soal-soal, catat juga ide-ide yang muncul yang akan digunakan sebagai jawaban.
  • Jawab soal-soal ujian secara strategis.
    Mulai dengan menjawab pertanyaan mudah yang kamu ketahui, kemudian dengan soal-soal yang memiliki nilai tertinggi. Pertanyaan terakhir yang seharusnya kamu kerjakan adalah:
    • soal paling sulit
    • yang membutuhkan waktu lama untuk menulis jawabannya
    • memiliki nilai terkecil
  • Ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban yang harus dipilih/ditebak.
    Mula-mulai, abaikan jawaban yang kamu tahu salah. Tebaklah selalu suatu pilihan jawaban ketika tidak ada hukuman pengurangan nilai, atau ketika tidak ada pilihan jawaban yang dapat kamu abaikan. Jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika kamu tidak mengetahui secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai digunakan. Karena pilihan pertama akan jawabanmu biasanya benar, jangan menggantinya kecuali bila kamu yakin akan koreksi yang kamu lakukan.
  • Ketika mengerjakan soal ujian esai, pikirkan dulu jawabannya sebelum menulis.
    Buat kerangka jawaban singkat untuk esai dengan mencatat dulu beberapa ide yang ingin kamu tulis. Kemudian nomori ide-ide tersebut untuk mengurutkan mana yang hendak kamu diskusikan dulu.
  • Ketika mengerjakan soal ujian esai, jawab langsung poin utamanya.
    Tulis kalimat pokokmu pada kalimat pertama. Gunakan paragraf pertama sebagai overview esaimu. Gunakan paragraf-paragraf selanjutnya untuk mendiskusikan poin-poin utama secara mendetil. Dukung poinmu dengan informasi spesifik, contoh, atau kutipan dari bacaan atau catatanmu.
  • Sisihkan 10% waktumu untuk memeriksa ulang jawabanmu.
    Periksa jawabanmu; hindari keinginan untuk segera meninggalkan kelas segera setelah kamu menjawab semua soal-soal ujian. Periksa lagi bahwa kamu telah menyelesaikan semua pertanyaan. Baca ulang jawabanmu untuk memeriksa ejaan, struktur bahasa dan tanda baca. Untuk jawaban matematika, periksa bila ada kecerobohan (misalnya salah meletakkan desimal). Bandingkan jawaban matematikamu yang sebenarnya dengan penghitungan ringkas.
  • Analisa hasil ujianmu.
    Setiap ujian dapat membantumu dalam mempersiapkan diri untuk ujian selanjutnya. Putuskan strategi mana yang sesuai denganmu. Tentukan strategi mana yang tidak berhasil dan ubahlah. Gunakan kertas ujian sebelumnya ketika belajar untuk ujian akhir.

»»  READMORE...